Bandung - Siapa pengakses situs porno di layar informasi internal DPRD Jabar susah dilacak. Sebab, layar informasi yang diberi nama Kios-K ini tak hanya digunakan oleh anggota dewan ataupun sekretariat dewan, masyarakat umum pun bisa mengaksesnya.
"Sulit kita cari siapa yang suka mengakses situs porno di Kios-K, karena kan dipakainya ramai-ramai. Tak hanya anggota dewan ataupun setwan, tapi juga masyarakat luas pun bisa pakai," ujar Kasubag Protokol Setwan DPRD Jabar Ari Hermadi saar ditemui wartawan di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Rabu (4/8/2010).
Dia menjelaskan Kios-K baru dipasang dua bulan lalu. Ada tiga buah, satu di lantai 1, dan dua unit lagi di lantai 2, di dekat ruangan komisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar pukul 11.00 WIB, saat wartawan akan mengecek agenda dewan dan iseng browsing situs berita, di history layar informasi tercatat puluhan situs porno yang sempat diakses. Dari 120 halaman, sekitar 60 persennya merupakan situs porno.
(ern/ern)