Kasie Penyuluhan Dinas Pemadam Kebakaran Kota bandung Dedy Dewely menuturkan penyuluhan pencegahan kebakaran ini dilakukan untuk memberi edukasi pada anak-anak agar tidak sembarangan bermain api.
"Anak-anak harus sedini mungkin mengetahui bahaya api sehingga nantinya mereka diharapkan tidak bermain api," ujar Dedy saat ditemui disela-sela acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya Achyar (5), mengaku senang dengan adanya simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran tersebut. Apalagi, simulasi langsung dilakukan oleh petugas Diskar.
"Seneng, soalnya bisa belajar madamin api sama bapak-bapak petugas pemadam," katanya.
Achyar mengatakan dirinya takut bermain api. Dengan kegiatan dari Diskar, kini ia tahu bagaimana bahayanya api. "Takut, kata bapak-bapak itu juga api itu bahaya," ujarnya.
Hal yang sama diungkapkan Novriana (4). Ia juga mengaku senang bisa belajar memadamkan api. "Seneng. Tapi takut ada api benerannya," ungkapnya.
Sementara di acara peringatan Hari Anak Nasional tingkat Jabar tersebut, terdapat sejumlah pertunjukan. Beberapa di antaranya misalnya menyanyi, kabaret, pencak silat, dan lain-lain.
(tya/ern)











































