Rumah Rana terletak tak jauh dari rumah Yana, tepatnya di Blok F-13. Dirinya pun mengaku cukup mengenal Yana. Sehari-hari, Liliana dan Yana membuka warung dan rental mobil.
"Ya lumayan kenal baik soalnya tinggal di sini sudah 1,5 tahun," tutur Rana saat ditemui di sela-sela rekonstruksi di Blok G-24 RT 02 RW 15, Kompleks Perumahan Soreang Indah, Kabupaten Bandung, Kamis (22/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merasa penasaran dia menelusuri di mana sumber suara. "Setelah ditelusuri, suara itu ternyata dari rumah Yana dan Liliana," katanya.
Sekitar 5 menit lamanya ia mendengar teriakan dan pertengkaran dari rumah itu. Namun niat untuk mengdatangi sumber suara tersebut ia urungkan, dia memutuskan untuk kembali ke rumah karena keluarga tersebut memang sering bertengkar.
"Saya langsung balik lagi ke rumah, karena sudah biasa. Tetangga di sini juga pada tahu kalau mereka sering bertengkar," katanya.
Sementara itu, ketua RT 02 Suparjo mengaku tak banyak tahu tentang keluarga Yana dan Liliana. "Saya tidak terlalu tahu bagaimana kondisi dan sifat keluarga tersebut. Kalau tetangga mungkin tahu. Tapi menurut tetangga, katanya mereka sering cekcok," tuturnya.
Yana membunuh Liliana dengan cara mencekik sekitar pukul 00.30 WIB, Rabu (23/6/2010) dini hari. Kemudian, Yana memotong-motong tubuh isterinya itu hingga 15 potong. Potongan tubuh Liliana kemudian dibuang di di Garut dan Ciwidey.
(tya/ern)











































