Duar...Tabung Gas 3 Kg Meledak di Home Industri

Duar...Tabung Gas 3 Kg Meledak di Home Industri

- detikNews
Rabu, 21 Jul 2010 11:19 WIB
Duar...Tabung Gas 3 Kg Meledak di Home Industri
Bandung - Ledakan tabung gas 3 kilogram kembali terjadi. Kali ini menimpa sebuah rumah yang juga dijadikan tempat produksi kue lapis milik Tri Kartiko (30), yang berada di Jalan Sari Wates III RT 04 RW 14 Kelurahan Antapani Kidul Kecamatan Antapani. Sekitar pukul 06.30 WIB, Rabu (21/7/2010), bagian belakang rumahnya itu meledak.

Kejadian terjadi saat salah satu pegawainya, Lukman (19), memasang regulator kompor gas ke tabung gas. Saat membuka segel, tabung langsung mengeluarkan bau gas. Bahkan bau gas tersebut sangat menyengat hingga membuat pakaian Lukman bau gas.

"Pas buka tabung gas, tabungnya langsung mengeluarkan gas sampai pakaian saya bau gas," ujar Lukman saat ditemui di sekitar lokasi, Rabu (21/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyadari gas tersebut bocor, Lukman lalu melemparkan tabung gas tersebut ke kamar mandi. Letak kamar mandi dengan tempat memasang kompor gas memang berdekatan. Yaitu tepat di depan pintu kamar mandi.

Setelah melempar tabung gas tersebut, Lukman pun berlari ke arah bagian tengah rumah.

"Setelah dibuang saya langsung lari ke dalam rumah," katanya.

Sambil lari menuju bagian tengah rumah, dia sempat mematikan 1 dari 3 kompor gas yang sedang menyala. Sementara itu 2 kompor masih menyala. Ia lalu menutup pintu yang menjadi batas antara ruang tengah dan tempat pembuatan kue.

"Saya langsung nutup pintu," tuturnya. Setelah ditutup, langsung terdengar suara ledakan yang keras. "Mungkin karena 2 kopor masih menyala. Untung saya langsung lari ke tengah rumah," kata Lukman.

Ditemui di lokasi sama, pemilik rumah Tri menuturkan saat gas meledak, ada 7 orang yang berada di rumah. Mereka pun mengaku kaget.

"Setelah mendengar suara ledakan saya langsung cek ke tempat pembuatan kue, di situ masih bau gas," jelas Tri.

Namun dirinya mengaku tak melihat pasti ada api di lokasi ledakan tersebut. Namun menurut tetangganya, api sempat keluar dari beberapa celah ventilasi udara.

"Beruntung tak ada korban, kerugian juga sedikit. Hanya proses produksi saja yang terganggu," tuturnya.
(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini