"Ya, memang benar. Kami melakukan penahanan," ujar Gutomo saat dihubungi detikbandung via ponsel, Kamis (15/7/2010).
Menurut Gutomo, penahanan tersebut didasari dugaan bersangkutan yang merupakan orang terakhir bersama korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, sejauh ini belum mendapat kesimpulan pasti terkait dugaan keterlibatan Pratu M dalam pembunuhan tersebut.
"Kami masih melakukan pendalaman," kata Gutomo.
Willy yang tercatat sebagai Sekretaris FKPPI Rayon Astanaanyar, meninggalkan rumah pada Kamis (8/7/2010) malam, setelah dijemput pria. Sejak itu, keluarga hilang kontak hingga akhirnya Willy ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tanpa kepala dan telapak tangan di Sungai Citarum, Minggu (10/7/2010).
Identitas Willy terungkap setelah sang istri mengecek ke kamar mayat RSHS Bandung. Keluarga yakin itu Willy saat ada ciri-ciri luka permanen di jempol kaki bapak tiga anak tersebut. Adanya kepastian ciri itu, jenazah Willy langsung dikubur tanpa kepala dan telapak tangan di TPU Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa (13/7/2010).
(ors/bbn)










































