Gondo, Ketua KPJJB menyayangkan sikap Buyung yang tidak pernah mengakui kreasi tari jaipong yang kebanyakan hasil ciptaan anggota KPJJB.
"Kami hanya meminta Buyung mengakui bahwa tari jaipong yang dibawakan Rumingkang merupakan hasil kreasi saya dan beberapa anggota serta pengurus KPJJB," ujar Gondo dalam keterangan pers di Kantor Galura, Jalan Belakang Factory, Kamis (15/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satunya adalah karakter Niku (nini-nini kuat) yang dibawakan Rumingkang dalam tariannya. Itu hasil kreasi saya," ungkapnya. Hal itu dibuktikannya melalui rekaman video tahun 2009 lalu yang memperlihatkan sejumlah anak-anak membawakan tari jaipong dengan karakter Niku.
Meski begitu, pihak KPJJB mengaku tidak akan menggugat Buyung. "Kami tidak akan menggugat. Kami hanya meminta pengakuan Buyung," tegasnya.
Diakui Gondo, Buyung korografer Rumingkang juga merupakan anggota KPJJB. Ia tercatat sebagai anggota sejak komunitas itu berdiri 2009 lalu. KPJJB hanya menyayangkan sikap Buyung yang tidak mengakui kreasi tari jaipong yang dibawakan Rumingkang ciptaan anggota KPJJB.
"Kami sebetulnya bangga dan berharap Rumingkang bisa jadi juara dalam Indonesia Mencari Bakat (IMB). Sebab tari jaipong merupakan salah satu budaya Jawa Barat yang harus dilestarikan," ungkapnya.
Yang disayangkan, Buyung tidak meminta izin pada kreator tari jaipongan yang dibawakan Rumingkang. Bahkan hingga pencapaian Rumingkang sekarang, Buyung tidak pernah menyatakan tarian itu hasil karya Gondo dan rekan-rekannya di KPJJB.
(ors/tya)










































