"Oh, pernah dong. Saya lupa lagi berapa kali. Saking legowonya, saya sudah lupa," kelakarnya kepada wartawan saat ditanya apakah dirinya pernah menjadi korban wartawan infotainment di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (14/7/2010).
Meski mengaku sering menjadi korban wartawan infotainment dan tayangan infotainment, Dede enggan mengungkapkan jadi korban pemberitaan apa saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dede, tayangan infotainmen memang memiliki rating yang cukup tinggi di masyarakat. Namun, dampak negatif dari tayangan infotainment juga harus bisa ditekan.
"Infotainment itu ada di seluruh dunia. Di Inggris, bahkan ratingnya nomor satu. Infotainmen sudah jadi industri dan bagian dari masyarakat," katanya.
Penelusuran detikbandung, dulu sempat beredar kabar bahwa Dede Yusuf merupakan keturunan dari mantan Presiden RI Soeharto.
(ors/tya)










































