"Sejak dua tahun terakhir, Jeffrey selalu bilang ingin mengikuti lomba tersebut dan menjadi atlet dunia," ujar Revi kepada wartawan, di Balai Kota Bandung,
Jalan Wastukencana, Rabu (14/7/2010).
Air Race sendiri adalah olah raga paduan antara kecepatan & ketangkasan di udara (tidak sekedar akrobatik).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat dia punya talent untuk ikut dalam ajang tersebut. Dan saya percaya suami saya bisa berprestasi," ungkapnya.
Bahkan, ia mengatakan sayang jika ada kesempatan untuk mengikuti ajang bergengsi itu tidak dimanfaatkan. Meskipun untuk benar-benar terjun, Jeffrey harus
berlatih keras dan mengikuti training terhitung Juli 2010 hingga September 2011 di Boston, Amerika.
Dan untuk resmi menjadi atlet, ia baru bisa merealisasikannya di tahun 2012. Di Boston, Jeffrey juga akan memboyong isterinya. "Suami saya ngga akan 'nakal' kalau ada saya," kelakarnya.
Jeffrey menambahkan, ia mengaku merasa beruntung memiliki isteri seperti Revi. Meski diakuinya, butuh perjuangan keras untuk meyakinkan bahwa kejuaraan dunia
yang akan dijalaninya benar-benar aman dan keselamatannya terjamin.
"Kalau ada isteri yang menemani, saya bisa lebih tenang," katanya.
(ors/tya)











































