"Undangan sudah kita layangkan, besok Rabu (14/7/2010) akan ada pertemuan dengan Pertamina, Badan Metrologi Jabar, Polrestabes Bandung, dan Satpol PP Kota Bandung," ujar Kepala Bidang Perdagangan Pemkot Bandung Asep Sudrajat saat dihubungi via telepon selularnya, Selasa (13/7/2010).
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut akan ditanyakan prosedur pengembalian tabung gas rusak, masa kadaluarsa tabung, dan regulator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asep menuturkan, pada 2007 lalu sekitar 83 ribu warga Bandung menerima bantuan kompor dan tabung gas elpiji 3 kilogram sebagai konvensi minyak tanah.
Dalam berita sebelumnya, sedikitnya 5 persen tabung gas ukuran 3 kilogram tabung gas yang dikirim ke agen di Bandung 5 persen diantaranya ditemukan dalam kondisi rusak. Namun tabung gas yang rusak tersebut sulit dikembalikan karena SPBE hanya menerima 2 tabung gas rusak. Padahal jumlah tabung gas yang rusak lebih banyak.
(tya/ern)










































