Bagelen Ganyong Nanamie
Apa itu ganyong? Pasti terdengar asing bagi sebagian orang. Kalau bagelen? Pasti banyak yang tahu. Kue kering yang diolesi roombutter di atasnya. Di Bandung, panganan ini banyak ditemukan. Bisa jadi oleh-oleh, atau menjadi teman minum teh di sore hari. Sudah mencoba Bagelen Ganyong?
Adalah ibu Siti Solihah (40) yang akrab dipanggil Ely dari Toko Kue Nanamie, Jl Cisitu Lama Nomor 23 Bandung, yang memprakarsai pembuatan panganan unik ini. Pastinya ini cocok untuk jadi buah tangan. Bungkuuuus..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada yang berbeda di Restoran Festival Kuliner di Jalan Dipati Ukur No 63. Biasanya, interior restoran steak hanya berupa bangku atau kursi disertai meja-meja di dalam ruangan. Namun apakah anda pernah mencoba makan steak sambil lesehan di depan taman ibarat makan di restoran sunda? Hmmm..coba yuuuk..
Seblak Pereum Beunta
Bagi penggila citarasa pedas pasti sudah mencicipi kerupuk ikan bantat yang dilumuri bubuk cabai ini. Namun mungkin tak banyak yang tahu, seblak pertama di Bandung. Diproduksi di sebuah gang, Seblak Pereum Beunta menjadi pelopor snack pedas.
Pereum Beunta diambil dari Bahasa Sunda yang bila diindonesiakan artinya merem melek. Menurut Neni itu bisa diartikan kondisi orang yang tengah memakan seblak buatannya itu.
(tya/ern)











































