"Belum ada keluarga yang datang lagi yang mengaku kehilangan anggota keluarganya. Ada memang yang mengecek ke kamar mayat RSHS, tapi ciri-ciri yang dicari tidak sama dengan mayat wanita ini," kata Kepala Forensik dan Medikolegal RSHS, Noorman Heryadi saat dihubungi detikbandung via ponsel, Kamis (8/7/2010).
Noorman menambahkan, mayat wanita korban mutilasi itu ciri-ciri memilihi tahi lalat berbulu di bagian kaki atau tepatnya di atas tumit kiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamis (24/6/2010), warga Ciwidey geger dengan temuan tujuh potongan tubuh wanita berusia 40 tahun, yang dibungkus dalam sebuah dus di gorong-gorong Jalan Raya Ciwidey-Patengang. Dua hari kemudian, Sabtu (26/6/2010), ditemukan juga tiga potongan di Pamengpeuk, Kabupaten Garut. Potongan dari Ciwidey dan Garut tersebut kemudian diketahui 1 tubuh.
(bbp/tya)










































