Wartawan Bandung Desak Polisi Tangkap Pelaku

Kantor Tempo Dibom Molotov

Wartawan Bandung Desak Polisi Tangkap Pelaku

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 07 Jul 2010 11:20 WIB
Wartawan Bandung Desak Polisi Tangkap Pelaku
Bandung - Sebanyak 30 orang dari Solidaritas Wartawan Bandung (SWB) menggelar aksi kprihatinan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (7/7/2010) atas kejadian pelemparan bom molotov di Kantor Tempo Jakarta. Mereka mendesak polisi untuk segera mencari pelaku.

"Pelemparan molotov di kantor Tempo Jakarta merupakan teror terhadap kebebasan pers yang dilindungi undang-undang. Kami Solidaritas Wartawan Bandung meminta polisi segera menangkap pelakunya," jelas Koordinator Aksi Agus Rakasiwi dalam orasinya.

Agus menambahkan, kekerasan terhadap pers tak bisa ditolerir. Maka itu, polisi harus mengusut tuntas motif di balik kasus tersebut. "Polisi selama ini mampu menangkap teroris kelas kakap. Kalau hanya kelas bom molotov tak tertangkap, tentu menjadi pertanyaan publik," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB) Yanto Rahmat Iskandar mengatakan polisi harus bertindak cepat mengungkap pelemparan bom molotov itu. Bila tidak, lanjut Yanto, maka opini publik menyimpulkan polisi melakukan pembiaran.

"Pembiaran terhadap pelaku kejahatan terhadap pers adalah penyebab impunitis, yakni bebasnya pelaku dari jerat hukum," terang Yanto.

Karena itu, SWB menuntut setiap kasus sengketa pers diselesaikan dengan UU Pers dan tidak perlu kekerasan dalam penyelesainnya. Selan itu, SWB mendukung Polri bersifat profesional.

Aksi di halaman Mapolrestabes Bandung ini dihadiri Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno dan jajarannya. Wartawan dari media cetak dan elektronik itu membawa poster di antaranya bertulis, 'Stop Kekerasan'.

(bbp/tya)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads