Noto berangkat dari Lanud Sulaeman menuju Pangandaran pagi hari. Sementara, jadwal kepulangan dari Pangandaran menuju Lanud Sulaeman direncanakan siang hari. Namun, ia mengaku tidak tahu persis jadwal keberangkatan dan kepulangan suaminya.
"Sebetulnya dia ga berani terbang siang. Bahkan pas berangkat dia terlihat ragu-ragu," ujar Anna kepada wartawan di Sekretariat Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi), Lanud Sulaeman, Selasa (6/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya sejak kapan Noto menggeluti hobinya, Anna mengaku lupa kapan tepatnya. Namun, ia mengatakan suaminya mulai menggeluti hobi yang menantang itu antara 2005 atau 2006.
"Biasanya bapak terbang setiap akhir pekan dan tidak pernah mengganggu pekerjaan," katanya.
(ors/ern)











































