Dibenarkan seorang kerabat korban yang enggan disebutkan identitasnya, kedua korban memang distributor kembang api.
"Tapi bukan pabrik, keduanya itu distributor kembang api yang produknya berasal dari Cina," ujar pria berkacamata itu saat ditemui di RSHS, Senin (5/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya menunggui dari pagi hingga sekarang (11.30 WIB), belum ada yang datang. Tidak tahu kalau tadi malam," ujarnya sambil mengatakan tidak bisa berbicara lebih panjang menanggapi kejadian tersebut.
(tya/ern)











































