Identitas Korban Masih Gelap

Mutilasi Gegerkan Ciwidey

Identitas Korban Masih Gelap

Oris Ridwan Budiana - detikNews
Minggu, 04 Jul 2010 18:27 WIB
Identitas Korban Masih Gelap
Bandung - Wanita korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di Ciwidey dan Garut identitasnya masih gelap. Polisi belum mampu memecahkan teka-teki siapa sebenarnya wanita itu. Seminggu lebih potongan tubuh tersimpan di kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), tetapi belum ada anggota keluarga yang mengakuinya.

Kapolres Bandung AKBP Hendro Pandowo menerangkan, sejak kasus tersebut muncul di media massa, sejumlag orang menyambangi Polres Bandung. "Mereka rata-rata mencari anggota keluarganya yang hilang," ujar Hendro Pandowo saat dihubungi detikbandung, Minggu (4/7/2010).

Selain itu, beberapa orang yang mengaku kehilangan anggota keluarganya mengecek langsung ke RSHS. Namun hasilnya nihil. "Dari ciri-ciri yang kita ungkapkan, belum ada yang cocok dengan anggota keluarga yang mereka cari," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendro menambahkan, Polres Bandung terus berkoordinasi dengan Polres Garut
untuk menuntaskan kasus tersebut. "Kita terus koordinasi. Sebab tujuh potongan tubuh yang ditemukan identik dengan potongan lainnya yang ditemukan di Garut. Semua potongan tubuh masih berada di RSHS," kata Hendro.

Sejumlah barang bukti, tutur Hendro, saat ini berada di Polres Bandung dan Polres Garut. Di Garut, ditemukan guling bermotif bunga pink dengan sarung bantal putih bermotif ungu, bantal bersarung yang ditemukan bercak darah. Selain itu, ditemukan juga kaos putih berkerah biru tua bertulis 'Lasegar', sarung motif kotak-kotak dan selimut biru bernoda darah.

Sementara di Ciwidey, polisi menemukan celana batik pendek, daster batik dan tiga cincin yang terpasang di kedua tangan yang diduga imitasi.

Kamis (24/6/2010), warga Ciwidey geger dengan temuan tujuh potongan tubuh wanita berusia 40 tahun, yang dibungkus dalam sebuah dus di gorong-gorong Jalan Raya Ciwidey-Patengang. Dua hari kemudian, ditemukannya juga tiga potongan di Pamengpeuk, Kabupaten Garut.

(bbp/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads