Satpol PP Minta Pedagang Musiman Jangan ke Bandung

Satpol PP Minta Pedagang Musiman Jangan ke Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Minggu, 04 Jul 2010 14:13 WIB
Satpol PP Minta Pedagang Musiman Jangan ke Bandung
Bandung - Kepala Satpol PP Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan setiap memasuki bulan puasa jumlah pedagang kaki lima (PKL) selalu meningkat. Bahkan, para pedagang musiman jumlahnya menjamur dua kali lipat. Ia mengimbau pedagang dari luar kota ini tidak datang ke Bandung.

"Kami meminta kepada pemerintah daerah masing-masing untuk bisa mengawasi. Sebab, pedagang dadakan ini berasal dari luar Kota Bandung. Selain itu, kami mengimbau jangan datang ke Bandung," jelas Ferdi saat dihubungi detikbandung via ponsel, Minggu (4/7/2010).

Ferdi mengatakan, alasan tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi kesemrawutan PKL serta tersendatnya arus lalu lintas saat nanti puasa dan jelang lebaran. Biasanya, para PKL dadakan ini tumplek di kawasan tujuh titik yang selama ini dilarang untuk aktivitas berjualan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan memaksakan untuk berjualan di Bandung," ujarnya.

Ferdi menambahkan, hampir 90 persen PKL yang saat ini ada di Kota Bandung berasal dari daerah lain. Seperti Garut, Ciamis dan Padang. "PKL jumlahnya bertambah saat bulan puasa nanti. jumlahnya dua hingga tiga kali lipat," terangnya.

Menurut Ferdi, pihaknya berencana sebelum bulan puasa mendatang akan merelokasi PKL yang ada di kawasan tujuh titik. Lokasi relokasi yang disiapkan yaitu basement Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat dan Pasar Ciroyom.

Rencana relokasi tersebut, tutur Ferdi, tentu saja harus melibatkan semua pihak terkait. Urusan relokasi ini, pihaknya melibatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung.

"Kami pun berharap kerjasama dengan pihak swasta. Misalnya, pemilik mal dan toko di kawasan Dewi Sartika, Kepatihan dan Alun-alun memberikan tempat kepada PKL. Dengan begitu, keberadaan PKL menjadi tertib," ujar Ferdi.

(bbp/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads