Hal tersebut diungkapkan Humas Masjid Lautze 2 Bandung, Jesslyn (23), saat ditemui di masjid yang berlokasi di Jalan Tamblong No 27, Kamis (1/7/2010).
"Bila air habis, kami memberi tahu kepada orang yang mau salat. Ya, mereka tetap salat walupun harus tayamum. Tetapi ada juga yang memilih pergi dan mencari masjid lain setelah mengetahui air wudhu tidak tersedia," tutur wanita berjilbab ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penggalangan dana dilakukan dengan cara membuat proposal, menyediakan kencleng di masjid dan membuat grup di facebook," paparnya.
"Pokoknya, aktivitas ibadah harus tetap berlangsung. Kami harus mempertahankan keberadaan masjid ini. Walaupun misalnya nanti yang menyuplai air juga airnya kosong, kami siap membeli ke penjual air," tambah Jesslyn.
(bbp/ern)










































