"Sumbangan air hanya menampung dua drum dan satu bak mandi kecil. Sedangkan kebutuhan air lebih dari itu seharinya," ungkap Humas Masjid Lautze 2 Bandung, Jesslyn, saat ditemui di masjid tersebut, Kamis (1/7/2010).
Masjid Lautze 2, kata Jesslyn, selain dipergunakan masyarakat menunaikan salat, selama ini menjadi pusat informasi Islam bagi etnis tionghoa. Masjid ini berkapasitas 80 orang. Bentuk bagunannya sederhana dan tanpa dihiasi ventilasi.
Kendati krisis air, Jesslyn mengaku bila salat Jumat kebutuhan air tidak terkendala. Pihak Hotel Istana menyuplai kapasitas air dalam jumlah banyak ketimbang hari biasanya.
"Alhamdulillah, bila salat Jumat kebutuhan sumbangan air dari hotel begitu melimpah. Jadi tidak terganggu untuk air wudhu," jelas Jesslyn.
Pantauan detikbandung, tempat wudhu di mesjid ini begitu sempit. Ukurannya sekitar 1x3 meter. Karena air tak mengalir, keran pun dibiarkan dalam posisi arah terbuka. Di tempat wudhu ini ada dua keran dan dua lainnya tanpa keran.
Sementara WC berukuran sekitar 1x2 meter. Jesslyn menunjukan bak di WC itu. Terlihat di dalam bak tak terisi air.
(bbp/ern)











































