Jangan Panik Jika Jari Terputus

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2010 16:41 WIB
Bandung - Anda pasti tak pernah berharap ada bagian tubuh Anda yang terputus karena suatu sebab. Tapi sebagai antisipasi, tak ada salahnya jika kita mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan jika menghadapi kejadian tersebut.

Kepala Bagian Ortopedi RSHS Nucki Nur Sjamsi Hidadjat menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan saat menghadapi kejadian putus bagian tubuh misalnya saja putus jari.

Saat terpotong, jari yang terlepas harus langsung dibungkus kain kasa yang sudah dilembabkan. "Organ yang terputus tidak boleh langsung kena air. Jangankan pakai air, pakai alkohol juga jangan. Karena dikhawatirkan ada pembuluh darah atau jaringan yang terpotong mengalami kerusakan," ujar Nucki saat ditemui di Ruang Ortopedi RSHS, Jalan Pasteur, Rabu (30/6/2010).

Setelah itu kain berisi potongan jari dimasukkan ke dalam plastik steril kemudian diikat. Bungkusan plastik tersebut kemudian dimasukkan kembali ke plastik lainnya yang lalu diisi air dan es.

"Itu biar jaringan pembuluh darah tidak mati," katanya. Ikat kembali lalu masukkan ke dalam termos agar tetap dingin. Setelah itu baru dibawa ke RS.

"Dengan cara itu, kalau waktunya kurang dari 12 jam masih bisa disambung" tutur Nucki.

Sementara untuk bagian tubuh yang terpotongnya, hentikan darah yang keluar dari bagian yang terpotong dengan menutupkan kain bersih dengan agak ditekan agar pendarahan berhenti sampai berhenti. "Jangan sampai pendarahannya terus-terusan," tambahnya. Setelah itu dibawa ke RS.

"Kebanyakan masyarakat panik, jadi ngga bisa berfikir cara menanganinya," paparnya yang berharap saat terjadi kecelakaan terputus bagian tubuh masyarakat dapat melakukan tahapan yang disarankan tersebut.

Setelah kejadian, korban sebaiknya jangan diberi makan atau minum terlebih dahulu. Sehingga setelah sampai di RS bisa dilakukan operasi. "Jadi ketika datang bisa langsung dioperasi," tutupnya.

Disebutkan Nucki, saat belakangan banyak terjadi putuh bagian tubuh saat bekerja. Padahal sebelumnya, putus bagian tubuh banyak terjadi karena tindakan kejahatan. Karena itu, Anda patut wawpada.

(tya/ern)