Anggota Dewan Ditantang Minum Bir

Anggota Dewan Ditantang Minum Bir

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 30 Jun 2010 12:46 WIB
Anggota Dewan Ditantang Minum Bir
Bandung - Sekitar 50 demonstran dari BEM Bandung Raya menggeruduk Kantor DPRD Kota Bandung untuk menolak pelegalan minuman keras (miras). Dalam unjuk rasa tersebut, seorang mahasiswa menantang anggota dewan menenggak sebotol bir.

"Silakan bapak minum. Sebab miras ini sangat membahayakan masyarakat," ujar pedemo itu sambil mengarahkan botol yang sudah dibuka tutupnya itu ke wajah anggota DPRD Kota Bandung, Lia Noer Hambali. "Tidak," singkat Lia yang dikawal puluhan polisi.

Mendapat jawaban tersebut, mahasiswa secara serentak memerintahkan Lia untuk memecahkannya. Botol yang airnya berisi penuh itu diberikan ke Lia. Prak! Sebotol bir itu dilempar Lia di halaman kantor DPRD Kota Bandung.

Dalam akisnya, mahasiswa  menyoroti mengenai akan disahkannya rancangan peraturan daerah (raperda) miras di Kota Bandung. Mereka menolak peredaran miras secara bebas.

"Kami tidak setuju miras diperjualbelikan hingga ke tingkat pengecer seperti minimarket dan supermarket," jelas Koordinator BEM Bandung Raya, Asep Rovi, saat di lokasi demo.

Ia menjelaskan, Bandung yang didengungkan Walikota Bandung Dada Rosada sebagai kota Agamis, sudah seharusnya tidak dikotori dengan kehadiran miras yang mudah didapatn keberadaannya oleh masyarakat umum.

"Kami juga menentang keras jika jual beli miras dilakukan untuk menambah pemasukan pendapatan daerah," ujar Asep.

Sementara itu, Lia Noer Hambali yang juga menjadi anggota panitia khusus Raperda Miras, menyatakan sikapnya mendukung aksi mahasiswa tersebut.

"Saya tetap konsisten menolak peredaran miras di Bandung. Sampai titik darah penghabisan, saya tetap menolak peredaran miras secara total," tegas Lia di hadapan mahasiswa melalui pengeras suara.

Demonstran membawa poster yang di antaranya bertulis, 'Stop Legalisasi Miras' dan 'Stop Meracuni Anak Bangsa'. Aksi unjuk rasa itu mendapat pengamanan puluhan polisi.
(ern/ern)


Berita Terkait