TKP Diduga di Sebuah Hotel di Garut

Mutilasi Gegerkan Ciwidey

TKP Diduga di Sebuah Hotel di Garut

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2010 12:02 WIB
TKP Diduga di Sebuah Hotel di Garut
Bandung - Teka teki lokasi pembunuhan korban mutilasi yang bikin geger warga Ciwidey mulai terkuak. Diduga kuat korban dihabisi di sebuah kamar hotel di Garut. Dugaan itu muncul dari selimut yang ditemukan bersama potongan kepala di Garut, Sabtu (26/6/2010) lalu.

"Sampai sejauh ini, ada kecocokan antara potongan mayat di Ciwidey dan Garut yang diperkuat hasil forensik. Dari hasil olah TKP, kemungkinan besar TKP nya di Garut. Karena selimut yang ditemukan bersama korban, berasal dari salah satu hotel di Garut," ujar Kapolres Bandung AKBP Hendro Pandowo saat dihubungi melalui telepon, Rabu (30/6/2010).

Karena itu, katanya, kini kasus ini diambil alih oleh Polres Garut dan Polda Jabar. "Tapi tetap koordinasi dengan kita," ujar Hendro.

Dengan dugaan tersebut, kata Hendro, lokasi pembuangan pertama potongan tubuh korban pun diduga kuat di Garut. "Jadi kepala dan dua bagian tubuh lainnya dibuang di Garut, lalu tujuh lainnya di Ciwidey. Nah kan ada beberapa potongan lainnya yang belum ditemukan, ini yang masih dicari," terang Hendro.

Saat ini barang bukti, menurutnya sebagian ada yang disimpan di Polres Bandung, sebagian lagi di Garut. "Kalau potongan tubuh korban masih berada di RSHS," katanya.

Dari Garut, ditemukan guling bermotif bunga pink dengan sarung bantal putih bermotif ungu. Selain itu, batal bersarung dengan bercak darah. Barang bukti lainnya yang ditemukan di Garut, kaos putih berkerah biru tua dengan tulisan 'Lasegar', sarung kotak-kotak, selimut biru dengan bercak darah.

Sementara di Ciwidey celana batik pendek, daster batik, tiga cincin yang terpasang di kedua tangan yang diduga imitasi.

Kamis (24/6/2010), warga Ciwidey geger dengan temuan tujuh potongan tubuh wanita berusia 40 tahun, yang dibungkus dalam sebuah dus di gorong-gorong Jalan Raya Ciwidey-Patengang. Dua hari kemudian, ditemukannya juga tiga potongan tubuh di Pamengpeuk Garut. (ern/tya)


Berita Terkait