Buruh Ancam Parkir 2 Ribu Truk Pengangkut Kapur

Tolak Wacana Penutupan Karst Citatah

Buruh Ancam Parkir 2 Ribu Truk Pengangkut Kapur

- detikNews
Selasa, 29 Jun 2010 13:16 WIB
Buruh Ancam Parkir 2 Ribu Truk Pengangkut Kapur
Bandung - Sekitar 1.000 buruh yang tergabung dalam SP TSK KSPSI, berencana membawa 2.000 truk yang biasa digunakan mengangkut kapur dari Karst Citatah untuk diparkir ke Gedung Sate. Hal itu akan dilakukan jika Pemprov Jabar menutup usaha penambangan mereka.

"Selain membawa truk pengangkut kapur, kalau perlu, kami akan menginap di depan Gedung Sate selama tiga hari," ujar Ketua SP TSK KSPSI Kota Cimahi Pepet Saepul Karim di sela aksi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (29/6/2010).

Pihaknya bersama sejumlah buruh se-Bandung Raya meminta Pemprov Jabar membuka kembali Karst Citatah. Sebab, sekitar 40 ribu keluarga pekerja, termasuk pekerja pertambangannya, terancam mengalami kelaparan jika karst Citatah ditutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau Karst Citatah jadi ditutup, tanggal 3, 4, dan 5 Juli nanti, kami akan menginap di sini (Gedung Sate, red)," katanya.

Selain itu, mereka juga berencana menutup pintul tol Padalarang hingga Pasteur jika Pemprov Jabar tetap menutup Karst Citatah. "Kalau tidak dipedulikan setelah aksi ini, kami akan tutup pintu tol Padalarang sampai Pasteur," ancamnya.

Pemprov Jabar berencana mengkaji kembali izin penambangan kapur di Karst Citatah yang kerusakannya sudah sangat parah. Namun rencana ini ditentang pengusaha dan pekerja di sekitar Citatah.

Kerusakan karst Citatah yang membentang dari Tagogapu, Kecamatan Padalarang sampai Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat sepanjang 20 km sudah sangat parah. Menurut data Kelompok Riset Cekungan Bandungb (KRCB), akibat eksploitasi yang tidak terkendali, kerusakan karst Citatah diperkirakan sudah mencapai 70 persen. Apabila kondisi seperti sekarang dibiarkan, dalam 5-10 tahun ke depan karst Citatah akan hilang.
(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini