"Mereka yang mencari nafkah di Karst Citatah ada sekitar 10 ribu orang. Artinya, sekitar 40 ribu keluarga pekerja pertambangan terancam kelaparan," ujar Ketua SP TSK KSPSI Kota Cimahi Pepet Saepul Karim, kepada wartawan, di sela-sela aksi di depan halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (29/6/2010).
Sejauh ini, terdapat 10 perusahaan pertambangan di Karst Citatah. Lima perusahaan di antaranya bahkan sudah colaps. Dari lima perusahaan tersebut, sedikitnya ada 3.700 pekerja yang dirumahkan. Sementara lima perusahaan lainnya masih beroperasi. Artinya, tersisa sekitar 6.300 pekerja yang masih aktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka itu, mereka meminta Pemprov Jabar diminta tetap membuka kawasan Karst Citatah. (tya/ern)










































