"Kita belum tahu lokasi pastinya, apakah di Ciwidey atau di Garut. Kita juga tak bisa menebak, di mana dulu potongan tubuh dibuang, di Ciwidey atau di Garut," ujarnya di Kamar Jenazah RSHS, Jalan Rumah Sakit, Senin (28/6/2010). Jarak Ciwidey-Garut bisa ditempuh tiga jam.
Namun, lanjutnya, dari barang bukti yang ditemukan berupa bantal dan guling rumahan, tak tertutup kemungkinan korban dibunuh di rumah. "Bisa saja korban dihabisi di rumah," ujar Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang bukti lainnya yang ditemukan di Garut, kaos putih berkerah biru tua dengan tulisan 'Lasegar', sarung kotak-kotak, selimut biru dengan bercak darah.
Sementara di Ciwidey celana batik pendek, daster batik, tiga cincin yang terpasang di kedua tangan yang diduga imitasi.
(ern/ern)










































