Menurut Petugas Keamanan setempat, Ato (36), pihaknya terpaksa menutup akses jalan agar tidak bisa sembarangan orang masuk. "Ya untuk menghindari pihak-pihak yang tidak jelas. Jadi atas inisiatif, jalan ditutup untuk sementara," jelasnya.
Selain itu, Ato mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk mencegah pemulung berkeliaran di sekitar lokasi. "Suka ada yang bawa-bawa karung gitu. Saya pikir daripada untuk pemulung lalu dijual, lebih baik warga saja yang menjual. Lumayan uangnya untuk penyambung hidup," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
bangunan. Bahkan, pakaian bekas dari bantuan warga sekitar ditumpuk begitu saja di pinggir jalan.
Tampak beberapa anak kecil memilih pakaian yang mereka sukai. "Ini kita tumpuk di sini biar pada milih sendiri saja. Mana yang mereka suka," terang Ato.
Petugas keamanan, dan warga sekitar ikut menjaga sekitar lokasi selama 24 jam. Sementara ini, jalan hanya ditutup menggunakan bangku kayu.
(avi/ern)










































