"Jenis bunga kan banyak, setiap trayek bunganya berbeda," ujar Prijosaat ditemui di acara Kriya Pesona Bandung di Graha Manggala Siliwangi, Kamis (24/6/2010).
Dengan adanya gambar bunga di body angkot, penumpang akan lebih mudah mengenali. Bahkan nantinya masyarakat akan mengingat trayek dengan menyebut nama bunga.
"Misalnya, kalau mau ke Jalan Aceh, pakai Melati. Atau ke Leuwi Panjang pakai anggrek, akan muncul seperti itu," tuturnya.
Menurut Prijo, selama ini masih ada warga yang kebingungan karena adanya 2 angkot dengan trayek berbeda, namun memiliki warna yang sama dalam satu jalur.
"Mereka baru akan menyetop setelah melihat no angkot, selama ini kan begitu," katanya.
Meski begitu Prijo mengaku belum menyampaikan idenya ini pada Wali Kota Bandung. Ia sendiri berharap inovasi ini dapat segera teralisasi dalam waktu dekat.
Untuk mewujudkannya, Dishub pun secepatnya akan mengundang para pengusaha dan supir angkot. Di Kota Bandung, saat ini ada sekitar 5521 dengan 38 trayek. (tya/ern)











































