Dituturkan Kepala Lapas Sukamiskin, Murdjito, dipilihnya Lapas Sukamiskin sebagai objek wisata adalah karena nilai historisnya yang tinggi. Pengukuhan Lapas Sukamiskin jadi objek wisata dilakukan Menteri Hukum dan HAM RI Patrialis Akbar, Selasa (22/6/2010).
"Lapas Sukamiskin jadi objek wisata adalah untuk pendidikan dan pembelajaran masyarakat khususnya generasi muda. Diharapkan masyarakat terutama generasi muda bisa menghayati aspek historis yang terkandung," ujar Murdjito kepada detikbandung saat dihubungi via telepon selularnya, Rabu (23/6/2010).
Disebutkan Murdjito, Lapas Sukamiskin merupakan sisa peninggalan Belanda dan kini menjadi bangunan heritage yang dilindungi. Sejumlah tokoh pejuang Indonesia termasuk Proklamator Soekarno, pernah ditahan di sana.
"Generasi muda harus tahu, bahwa kemerdekaan yang kini dinikmati tidak diperoleh dengan mudah melainkan dengan perjuangan dan pengorbanan," jelasnya.
Lebih lanjut dituturkan Murdjito, dirinya belum mengetahui akan seperti apa teknis kunjungan wisatawan ke Lapas Sukamiskin nantinya. Karena Lapas Sukamiskin akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
"Detail teknisnya masih kita susun bersama Disparbud," sebut Murdjito. Ditargetkan, Lapas Sukamiskin akan siap dibuka untuk kunjungan pada bulan Oktober mendatang.
(tya/ern)











































