"Kemarin saat pertemuan dengan beberapa pihak seperti dinas pendidikan, lembaga advokasi pendidikan, muncul usulan membebaskan biaya sekolah mereka. Tapi ini baru sebatas usulan karena masih harus dibahas lebih lanjut," ujar Aktivis LSM Cemara Elly saat dihubungi melalui telepon, Rabu (16/6/2010). Kemarin digelar diskusi pengentasan eksploitasi seks komersial anak berbasis pendidikan dan pemberdayaan ekonomi yang digelar oleh Konfederasi Anti Kemiskinan-di BMC.
Menurutnya usulan itu berasal dari pihak dinas pendidikan, di mana Disdik tak hanya akan menfasilitasi pelatihan bagi para PSK pelajar juga bisa saja membebaskan biaya sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu ketika ditanya lebih lanjut, lantas kenapa bisa usulan itu yang mengemuka, Elly hanya menjawab bahwa itu masih hanya sebatas wacana. "Itu baru usulan saja," singkatnya.
200 wanita Penjaja Seks Komersial (PSK) yang mendapat penyuluhan dari LSM Cemara 20 di antaranya diketahui berstatus pelajar yang tersebar di SMA di Kota Bandung. Sambil melakukan aktivitas menjajakan diri, mereka pun tetap aktif bersekolah seperti biasa.
Pelajar PSK ini beroperasi tanpa mucikari. Mereka biasa nangkring di tempat populer di Bandung.
(tya/ern)










































