Isu Suap DPRD Jabar Merebak Lewat SMS

Isu Suap DPRD Jabar Merebak Lewat SMS

- detikNews
Senin, 14 Jun 2010 16:15 WIB
Isu Suap DPRD Jabar Merebak Lewat SMS
Bandung - Isu suap terhadap anggota DPRD Jabar berhembus kencang. Di kalangan dewan, isu itu merebak melalui short messaging service (SMS). Dikabarkan setiap anggota dewan yang menolak menggunakan hak interpelasi LKPJ Gubernur tahun 2009 diberi uang kadeudeuh oleh Pemprov Jabar sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

"Saya mendengar ada isu tersebut sejak Jumat (11/6/2010) lalu," ujar Selly Gantina, Anggota Fraksi PDIP DPRD Jabar, di Gedung Dewan, Jalan Diponegoro, Senin (14/6/2010).

Ia mengaku pada hari itu mendapat SMS dari salah seorang rekannya di DPRD. Isi SMS-nya mengatakan ada salah seorang anggota fraksi dari partai lain yang disuap pejabat Pemprov Jabar. Namun, yang bersangkutan menolaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Katanya sih setiap anggota DPRD ada yang diberi Rp 5 juta sampai Rp 10 juta untuk menggagalkan hak interpelasi," ungkapnya.

Sebagai salah satu pengusung hak interplasi, kata Selly, Fraksi PDIP sama sekali tidak mengetahui ataupun terlibat dalam proses suap tersebut.

"Fraksi kami juga tidak terlibat. Kalau terbukti ada suap, saya akan adukan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Jabar," tegasnya.

(ern/ern)


Berita Terkait