"Kami sudah menyiapkan calon donor, direncanakan ayahnya, dengan catatan semua dalam kondisi baik," ujar Kepala Bagian Humas RS Karyadi Semarang, Widaryanto, saat ditemui di kediaman Shafiya di Gang Aki Nari, Jalan Jurang RT 9 RW 5, Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi.
Menurut Widaryanti, sebelumnya Ela (25), Ibunya Shafiya bersedia untuk mendonorkan hatinya. Namun tidak memungkinkan karena sedang hamil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shafiya mengalami kelainan hati, dan itu mengakibatkan perutnya membesar. Pada 27 Mei lalu, atas bantuan Ketua DPRD Bandung, Shafiya pun diberangkatkan ke RS Karyadi Semarang. Karena RS Karyadi merupakan satu satunya rumah sakit di Indonesia yang memiliki fasilitas untuk melakukan operasi cangkok hati.
(avi/ern)











































