"Sanksi yang diberikan sesuai dengan rekomendasi Komdis," ujar Akhmaloka saat dihubungi detikbandung melalui telepon selularnya, Selasa (8/6/2010).
Namun selain sanksi skors, Akhmaloka menyebut lain yang diterima Zul yaitu harus menjalani kerja sosial dan profesi di ITB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhmaloka menyebut, mahasiswa yang bersangkutan telah diberitahu atas putusan tersebut. Selain itu FMIPA serta prodi Kimia juga telah diberi tembusan putusan tersebut.
"Sanksi ini diputuskan kemarin sore setelah rapat. Yang bersangkutan sudah diberi tahu, begitu juga dengan FMIPA dan prodi Kimianya, karena ini kan menyangkut administrasi Zul," tutur Akhmaloka sambil menambahkan sanksi tersebut mulai berlaku pada semester depan.
Pada 2 Mei 2010 lalu, usai pertandingan Persib vs Persipura, Zul menuliskan status di facebook miliknya yang bernada SARA. Hal ini memicu reaksi keras dari warga Papua di Bandung. Keesokan harinya, Zul memposting permintaan maaf atas statusnya yang menyinggung warga Papua itu.
Di beberapa blog dan forum diskusi, kasus rasis ini menjadi pembicaraan hangat. Akun facebook mahasiswa ITB itu saat ini sudah tidak aktif. Namun screenshoot status facebook tersebut telah beredar luas di jagad maya.
(tya/ern)











































