"Kami melakukan pertemuan ini, karena ada kekhawatiran pimpinan dan direksi PD yang akan menjabat tidak paham dengan kondisi pasar dan tidak bisa mengakomodir aspirasi pedagang," ujar Usep Iskandar Wijaya, Ketua Umum Pesat Jabar saat ditemui di kantor PD Pasar bermartabat Jalan Jurang seusai rapat, selasa (08/06/10).
Menurut Usep, selama ini regulasi PD Pasar belum Maksimal dan aspirasi pedagang belum terakomodir dengan baik.
"Mudah mudahan dalam 2010 tataran birokrasi akan dirubah dan terjalin kerjasama yang baik antara PD, Pedagang dan para pemegang saham untuk membangun pasar tradisional yang berdaya saing tinggi," ujar usep.
Menurut Usep, saat ini baru ada satu pasar yang sesuai dengan konsep pasar yang diinginkan oleh pedagang pasar tradisional.
"Sampai saat ini baru ada satu pasar yang sesuai dengan konsep pasar kita, yaitu pasar Cihapit yang dijadikan pasar percontohan di kota Bandung. Pasar ini dibangun dengan sistem hanggar, satu lantai dan satu atap seperti hanggar Pesawat. Bangunan pasar seperti ini, jika dikelola dan ditata dengan baik akan sesuai dengan kondisi pasar kita," tegasnya.
Ditemui ditempat yang sama Kepala Bidang Umum PD Pasar Budi Rukmana berjanji PD Pasar akan menjalin kemitraan dengan pedagang dan pemegang saham untuk mewujudkan pasar yang memiliki daya saing ditengah maraknya pasar modern.
"Pertemuan tadi hanya penyampaian masukan dan keluhan pada kami yang akan kami sampaikan pada pimpinan sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut," Ujar Budi.
Disinggung mengenai pembangunan pasar, Budi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menjalankan pembangunan pasar Sarijadi. "Ditargetkan tahun ini selesai. Bangunannya seperti konsep pasar Cihapit. Pembangunan ini murni dana anggaran PD," katanya.
(avi/ern)











































