Tak Bisa Bertahan, Bayi Terakhir Pun Meninggal

Bayi Kembar Empat

Tak Bisa Bertahan, Bayi Terakhir Pun Meninggal

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2010 16:02 WIB
Tak Bisa Bertahan, Bayi Terakhir Pun Meninggal
Bandung - Anak Umi Chomsatun (29) yang ditangani RS Borromeus di ruang NICU meninggal. Bayi perempuan itu menyusul tiga kembarannya yang telah meninggal dunia sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan ayah kandung bayi kembar empat, Purwadi, saat dihubungi detikbandung via ponsel, Sabtu (5/6/2010). "Meninggalnya tadi malam pukul 21.30 WIB di ruang Borromeus," kata Purwadi.

Ia mengatakan, anaknya itu memang sudah dalam kondisi buruk saat masuk ke ruang NICU di RS Boromeus. Dokter yang sudah berupaya menangani secara maksimal,
akhirnya tidak mampu menolong bayi perempuan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang sejak awal kondisi anak sudah memburuk," jelasnya.

Bayi perempuan itu, kata Purwadi, sekitar pukul 08.00 WIB tadi dimakamkan di Kampung Sukagalih, Kota Cimahi. Menurut Purwadi anaknya yang meninggal semalam
dimakamkan di tempat sama dengan salah satu kembarannya. "Kalau dua lainnya dimakamkan di daerah Sukamaju. Jadi berbeda lokasi pemakaman," ujar Purwadi sambil menambahkan kalau kondisi istrinya yaitu Umi sudah membaik dan pulang ke rumah.

Kamis (3/6/2010), Umi melahirkan 4 bayi kembar di RS Cibabat, padahal usia kandungan Umi baru mau menginjak 6,5 bulan. Akibatnya, berat badan bayi kecil.

Hanya bertahan sekitar 12 jam, 2 bayi Umi meninggal dunia akibat mengalami sesak nafas berat. Seharusnya, sejak awal melahirkan, bayi Umi ditangani di RS yang memiliki NICU. Setelah itu, sekitar pukul 15.00 WIB satu bayi lainnya kembali meninggal dunia sesaat sebelum dibawa ke RS Borromeus.

(bbp/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini