Untuk menelusuri tagihan listri lampu taman tersebut, Selasa (8/6/2010) Distam akan melakukan rapat dengan Dinas Bina Marga, Bagian Umum dan Perlengkapan Pemkot, dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Hal itu diungkapkan Arif saat ditemui wartawan dalam acara Topping Off Grand Royal Panghegar, Sabtu (5/6/2010).
"Selama ini kami tidak tahu, tagihan rekening listrik itu masuk kemana. Apakah di Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) atau di Bagian Umum dan Perlengkapan (Bagumpal). Kalau lampu taman tidak mati, kami tetap tidak tahu," kata Arif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang sebelumnya dibayar oleh Bagumpal. Lalu setelah PJU (Penerangan Jalan Umum) dialihkan ke DBMP, kami tidak tahu," akunya.
Meluruskan hal tersebut, Distam pun akan mengundang Dinas Bina Marga, Bagian Umum dan Perlengkapan Pemkot, dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). "Setelah diketahui tagihannya ada disiapa, Rabu (9/6/2010) kami akan ke PLN untuk mengurus pembayaran," terangnya.
Namun Arif belum bisa memastikan, kapan PLN akan kembali mengalirkan listrik untuk lampu-lampu taman yang padam sejak Januari 2010 itu.
(tya/tya)











































