4 Bayi Kembar Kritis Tertahan di RS Cibabat

4 Bayi Kembar Kritis Tertahan di RS Cibabat

- detikNews
Kamis, 03 Jun 2010 13:22 WIB
4 Bayi Kembar Kritis Tertahan di RS Cibabat
Bandung - Umi Chomsatun (30), buruh PT Kahatex Cimahi melahirkan empat bayi kembar, satu bayi perempuan dan tiga bayi laki-laki, di RS Cibabat Cimahi pukul 10.00 WIB, Kamis (3/6/2010). Kini kondisi keempat bayi itu dalam keadaan kritis. Karena tak sanggup menangani, pihak RS merujuk ke RS Borromeus Bandung. Sayangnya, keempat bayi itu tak bisa langsung dibawa sebab pihak RS meminta uang jaminan Rp 7,5 juta untuk setiap bayi.

Minardi (31), rekan Umi Chomsatun, kepada detikbandung menuturkan, berat badan keempat bayi di bawah normal. Sebab, Umi melahirkan keempat anaknya itu pada usia kandungan 6,5 bulan, secara normal.

"Yang pertama 1 kilogram, kedua 900 gram, ketiga 800 gram dan keempat 700 gram. Tapi saya tidak tahu persis, bayi pertama itu yang mana, karena kita semua tidak diperbolehkan masuk," tuturnya melalui telepon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak RS Cibabat, menurut Minardi, tak bisa menangani karena keterbatasan peralatan. Karenanya, pihak RS merujuk ke RSHS atau RS Borromeus yang peralatannya lebih lengkap.

"Tapi RSHS katanya penuh, makanya dirujuk ke RS Borromeus. Tetapi tadi suaminya cerita pada kita, dari pihak RS (Borromeus) meminta uang jaminan. Untuk setiap bayi Rp 7,5 juta, jadi total Rp 30 juta. Sampai saat ini si bayi masih di Cibabat," ujar Minardi yang saat ditelepon tengah berada di RS.

Dana sebesar itu, diakui Minardi memberatkan Umi dan suaminya. "Suaminya pedagang mie ayam keliling," tambahnya. Karena itu, Minardi berharap ada dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu rekannya.

"Mereka di Bandung tak punya saudara, makanya kami sejak awal terus mendampingi Umi," katanya. (ern/ern)


Berita Terkait