Gepeng di Bandung Melonjak 4 Kali Lipat

Gepeng di Bandung Melonjak 4 Kali Lipat

- detikNews
Kamis, 03 Jun 2010 11:02 WIB
Gepeng di Bandung Melonjak 4 Kali Lipat
Bandung - Tak hanya penduduk Kota Bandung yang memiliki rumah saja yang didata oleh petugas sensus. Para gelandangan dan pengemis (gepeng) yang banyak berkeliaran pun juga didata. Dibanding sensus 2000 lalu, jumlah gepeng di Bandung melonjak hingga 4 kali lipat.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung Mohamad Koswara saat dihubungi detikbandung melalui telepon selularnya, Kamis (3/6/2010).

"Jumlah gepeng yang terdata di sensus 2010 ada 459 orang, padahal pada sensus tahun 2000 lalu, jumlah gepeng hanya sekitar 100 orang," ujar Koswara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendataan para gepeng tersebut, dilakukan dalam satu hari secara serentak, yaitu pada tangal 15 Mei 2010 lalu. Ada sekitar 21 titik yang tersebar di Kota Bandung untuk mendata gepeng.

"Pendataan diantaranya dilakukan di sekitar alun-alun, stasiun, terminal, kolong jembatan Pasupati dan tempat yang banyak gepengnya," sebutnya.

Berdasarkan pendataan gepeng tersebut, sekitar 40 persen gepeng ditemukan di sekitaran alun-alun. "Paling banyak di sekitar alun-alun dan Jalan Asia Afrika," ungkap Koswara.

Kebanyakan gepeng juga bukan berasal dari Kota Bandung, melainkan berasal dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. "Kebanyakan dari Cililin, Ciwidey, Sumedang, dan daerah lain di luar Bandung," terangnya.

Meningkatnya jumlah gepeng, dinilai Koswara diakibatkan beban ekonomi yang semakin sulit. "Faktor meningkatnya gepeng pasti terkait ekonomi yang sulit," katanya.

(tya/avi)


Berita Terkait