Ahli Obstetri dan Ginekologi RSHS dr Tono Djuwantono SpOG (K) mengatakan pengakuan Tati (34), warga Cikalong Wetan, yang melahirkan tanpa hamil, tak masuk akal. "Tidak mungkin ada yang melahirkan tanpa hamil, karena untuk menjadi janin atau bayi pasti ada pembuahan sel telur. Itu tak masuk akal," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, RSHS, Jalan Pasteur, Selasa (1/6/2010).
Menurutnya, pendarahan pada kehamilan, bisa saja terjadi, karena plasenta si ibu berada di posisi tak normal. Sehingga ketika ada pergerakan dalam rahim, akan membuat si ibu pendarahan. "Nah ini yang membuat ibu merasa haid, padahal sih pendarahan. Darahnya bisa sedikit atau bisa lebih banyak," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ern/ern)










































