Menurut suami Tati, Adin (34), baru pihak RW dan Kepala Desa yang telah menengok keluarganya.
"Belum ada dari puskesmas yang datang. Paling dari RW dan Kepala Desa saja yang datang," ujar Adin saat ditemui wartawan di kediamannya di Kampung Jepra Desa Cipada RT 03 RW 03, Kecamatan Cikalong Kabupaten Bandung Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anaknya sehat, normal. Ibunya juga," katanya.
Sehari-hari, Tati beraktivitas ngarit dan memetik teh. Namun sejak melahirkan anak keduanya, Tati kini di rumah untuk mengurus bayinya.
"Sekarang saya yang gantiin nyabit rumput," katanya.
Meski begitu, pekerjaannya sebagai penjual cireng juga tetap dilakukan. Saat lahir, tetangga sekitar heboh. Mereka heran karena tak mengetahui perihal kehamilan pada diri Tati.
(avi/ern)










































