Demikian ditegaskan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. “Pembangunan sarana dan prasarana kelistrikan di Jawa Barat diharapkan mampu meningkatkan jangkauan elektrifikasi untuk masyarakat Jawa Barat,” tegas Heryawan.
Dalam rilis yang diterima detikbandung. Jumat (28/5/2010), Heryawan menegaskan tekadnya menyediakan sarana dan prasarana listrik bagi seluruh penduduk Jawa Barat. Apalagi hingga akhir tahun 2009 sarana infrastruktur listrik dan energi, di Jabar baru mencapai 64,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan jaringan listrik tersebut meliputi wilayah Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Indramayu, Majalengka, Cirebon, Cianjur, Sukabumi, Bogor, Purwakarta, Bekasi, Karawang, dan Subang.
Nilai seluruh pembangunan tersebut mencapai Rp.32.801.512.027 yang terdiri dari 61 paket pekerjaan.
Sementara itu menurut Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Jabar Ika Mardiah paket-paket pekerjaan tersebut sudah dilelangkan sejak Rabu, 26 Mei 2010 dengan menggunakan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang dikelola
oleh Balai LPSE Provinsi Jawa Barat.
Hingga saat ini jumlah lelang mencapai 714 paket, dengan keikutserataan 10 kabupaten dan kota, 3 perguruan tinggi, dan beberapa instansi vertikal di Jawa Barat.
“Jumlah paket tersebut melewati angka yang dicapai pada tahun 2009 yaitu 682 paket lelang,” ujar Ika.
Adapun jumlah pagu yang telah dilelangkan mencapai Rp. 1,4 triliun atau lebih dari Rp 370 miliar dibandingkan pagu sepanjang tahun 2009. Jumlah paket dan pagu anggaran akan terus meningkat sepanjang tahun 2010, mengingat masih ada beberapa paket yang belum dilelangkan, dan kabupaten serta kota yang akan bergabung.
(ema/bbp)











































