Jalan Banyak yang Rusak, Dada Diminta Evaluasi Bina Marga

Jalan Banyak yang Rusak, Dada Diminta Evaluasi Bina Marga

- detikNews
Senin, 24 Mei 2010 18:38 WIB
Jalan Banyak yang Rusak, Dada Diminta Evaluasi Bina Marga
Bandung - DPRD Kota Bandung meminta Wali Kota Bandung Dada Rosada mengevaluasi kinerja Dinas Bina Marga dan Pengairan terkait kualitas jalan di Bandung. Dewan menilai, kinerja Bina Marga jangan hanya dilihat dari panjangnya jalan yang berhasil diperbaiki, namun kualitas jalan pun harus diperhatikan.

Catatan rekomendasi tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Tedi Setiadi dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Wali Kota Bandung Tahun 2009, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Jalan Aceh, Senin (24/5/2010).

"Bukan hanya panjangnya jalan yang harus diperbaiki, tetapi kualitas jalan yang harus dipertanggungjawabkan. Sering terjadi dengan tibanya musim hujan maka
jalan-jalan yang sudah diperbaiki rusak kembali," ujar Tedi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DPRD juga menilai, kinerja dari Bina Marga masih belum sesuai dengan upaya menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan. Indikatornya antara lain kerusakan jalan yang merata, jumlah banjir cileuncang dan juga PJU yang tak berfungsi.

"Terjadinya kerusakan jalan-jalan di Bandung merata. Jumlah titik banjir cileuncang dikhawatirkan tidak berkurang yang berakibat pada kemacetan lalu lintas dan kerusakan infrastruktur jalan. Buruknya saluran drainase merupakan salah satu faktor penyebab banjir cileuncang ini. Banyak sarana PJU yang tidak berfungsi dengan baik sehingga manfaatnya tidak dapat dinikmati oleh masyarakat," ujarnya panjang lebar.

Karena itu, DPRD memberikan sejumlah rekomendasi kepada walikota untuk dapat menjaga kualitas pekerjaan sesuai target. "Kami merekomendasikan Walikota untuk
melakukan kualitas hasil kegiatan di bidang PU (Bina Marga-red)," katanya.

Selain itu dewan juga merekomendasikan untuk melakukan perbaikan terhadap seluruh fasilitas dan drainase agar dampak buruk banjir cileuncang bisa dieliminir.

"Serta mengalokasikan anggaran tanggap darurat sebagai antisipasi kerusakan jalan dan drainase secara cepat," tuturnya yang juga menyebut penyerapan anggaran di DBMP tahun 2009 sebesar 97.21 persen.
(ern/ern)


Berita Terkait