Mahasiswa ITB Bakar Spanduk AM

Mahasiswa ITB Bakar Spanduk AM

Tya Eka Yulianti - detikNews
Jumat, 21 Mei 2010 18:59 WIB
Mahasiswa ITB Bakar Spanduk AM
Bandung - Sedikitnya 25 orang mahasiswa ITB dari Perkumpulan Studi Ilmu Kemasyarakatan (PSIK) ITB unjuk rasa di depan Taman Ganesa, Jalan Ganesa, Jumat (21/5/2010). Aksi diakhiri dengan pembakaran sejumlah spanduk salah satu calon Ketua Partai Demokrat Andi Mallarangeng (AM).

Dituturkan salah seorang aktivis PSIK Hanief Adrian spanduk yang dibakar merupakan hasil operasi spanduk AM di sepanjang Jalan Ganesha.

"Kami merasa dilecehkan dengan spanduk di area kampus. Kami ingin menunjukkan kalau kampus independen, karenanya spanduk kita copot dan kita bakar," ujarnya usai aksi berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menuru Hanief, Jalan Ganesha memang bukan masuk wilayah hukum ITB, tapi sudah identik dengan kampus. Spanduk partai dinilainya kurang tepat dipasang di Jalan Ganesa. Namun bukan berarti kampus anti partai atau anti demokrasi.

"Siapapun partainya, jika memasang di sekitar kampus, kami akan melakukan hal yang sama," ungkap Hanief.

Dituturkan Hanief, spanduk AM yang dibakar ada 5 buah total 11 spanduk yang berhasil diturunkan. Spanduk dibakar dengan cara dimasukan ke dalam tong. Sedangkan sisanya akan dipakai sebagai alas untuk kegiatan mahasiswa.

Aksi pembakaran ini, tutur Hanief, juga ingin membakar stigma bahwa yang bisa menjalankan pemerintah hanya SBY dan partai demokratnya.

"Tidak bisa dipungkiri kongres yang digelar hari ini menunjukan bahwa yang bisa menjalankan pemerintahan hanya SBY dan Partai Demokratnya," tutur Hanief. Dikatakannya, SBY sudah gagal menjalankan pemerintahan.

Dalam aksi ini, mahasiswa memasang spanduk putih berukuran 4x3 meter bertuliskan 'SBY Terbukti Gagal Menjadikan Indonesia Mandiri dan Sejahtera' yang ditulis dengan pilok merah.

Hanief menambahkan, aksi ini juga dilakukan untuk memperingati 12 tahun reformasi.

(ema/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads