"Di milis, alumni ramai membicarakan kasus ini, banyak komentar yang diutarakan alumni. Saya sendiri sebagai pribadi memang menyesalkan adanya kasus tersebut," tutur Azhar saat ditemui di kampus ITB, Jumat (21/5/2010).
Menurut Azhar kasus yang menimpa Zul akibat kurang seimbangnya kecerdasan intelektual dan emosional dari karakter Zul. "Padahal IP anak tersebut katanya tinggi, tapi mungkin emosinya belum mapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan Zul dinilainya juga sangat personal dan tidak melibatkan institusi.
Diakui Azhar, pengembangan karakter khususnya kecerdasan emosional memang kurang diberikan di ITB. Untuk itu IA ITB membuat pelatihan kecerdasan emosional untuk membekali para alumni.
Menurut Azhar pelatihan ini dilakukan bukan karena melihat banyak kasus yang terjadi di ITB, tapi lebih pada persiapan untuk menghadapi wawancara kerja.
"Biasanya, mereka tidak tahu seperi apa melamar kerja mereka datang dengan kaos dan tas ransel," ujarnya. Pelatihan ini juga menkankan pada pengembangan diri.
(ema/ern)











































