Dzulfikry Mengaku Khilaf dan Bersedia Minta Maaf

Tulis Status Rasis di Facebook

Dzulfikry Mengaku Khilaf dan Bersedia Minta Maaf

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 18 Mei 2010 15:53 WIB
Dzulfikry Mengaku Khilaf dan Bersedia Minta Maaf
Bandung - Dzulfikry Imadul Bilad mengaku menyesal atas ulahnya berkata rasis di akun facebook miliknya. Ia pun bersedia meminta maaf kepada masyarakat Papua. ITB kembali menegaskan jika perkataan mahasiswa Kimia ini tak ada hubungannya dengan institusi.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Humas dan Alumni ITB, Maria Singgih Wibowo, saat menggelar jumpa pers di Gedung Rektorat, Jalan Tamansari, Selasa (18/5/2010).

"Yang bersangkutan menyesal dan khilaf. Itu diakuinya sebagai pendapat pribadi," jelas Maria.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maria menjelaskan, kata-kata rasis yang disampaikan Dzulfikry memang tak pantas dilakukan. Sebagai mahasiswa, kata Maria, perilaku tersebut merupakan tindakan tak terpuji.

"Saya atau orang lain pasti tersinggung dengan kalimat seperti itu. Namun sekali lagi, apa yang dilakukan mahasiswa bersangkutan bukan mewakili kampus," terang Maria.

Ia menambahkan, agar permasalahan tidak berlarut-larut, maka pihak ITB memediasi kedua belah pihak yaitu Dzulfikry dan perwakilan warga Papua di Bandung.

"ITB hanya sebagai mediasi saja. Karena mahasiswanya dari ITB. Kami hanya membantu untuk menyelesaikan masalah," ujarnya.

Meski begitu, ITB tetap melakukan sidang disiplin terhadap Dzulfikry. Sebab, lanjut Maria, apa yang diperbuat Dzulfikry sudah melanggar norma umum. "Perilaku tersebut tidak baik dilakukan seorang mahasiswa," paparnya.

Sebenarnya permintaan maaf sudah disampaikan Dzulfikry dalam facebook miliknya, sehari setelah dia memposting ucapan yang menyinggung masyarakat Papua. Inilah isi permintaan maaf Dzulfikry: "Atas kesalahan status saya kemarin, maka saya meminta maaf atas kesalahpahaman ini. Mohon pengertian dari semua pihak yang merasa dirugikan ataupun yang merasa risih. Terimakasih banyak!'.

Penelusuran detikbandung, di beberapa blog dan forum diskusi, kasus rasis ini menjadi pembicaraan hangat. Akun facebook mahasiswa ITB itu saat ini sudah tidak aktif. Namun screenshoot status facebook tersebut telah beredar luas di jagad maya.

(bbp/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads