"Pada 5 Mei, perwakilan kita pernah bertemu dengan Purek Bidang Kemahasiswaan ITB. Dia minta kita tak menyebarluaskan kasus ini dan tak bicara pada wartawan," ujar Koordinator Aksi Yohanes Okdinon di sela-sela aksi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (18/5/2010).
Namun, kata Yonahes, kasus ini sudah sampai ke Majelis Rakyat Papua yang ada di Papua. "Mereka minta kita selesaikan kasus ini dan minta jangan sampai kasus ini terulang lagi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2 Mei 2010 lalu, usai pertandingan Persib vs Persipura, Zulfikry Imadul Bilad, mahasiswa Kimia ITB menuliskan status di facebook miliknya yang bernada SARA. Hal ini memicu reaksi keras dari warga Papua di Bandung.
Penelusuran detikbandung, di beberapa blog dan forum diskusi, kasus rasis ini menjadi pembicaraan hangat. Akun facebook mahasiswa ITB itu saat ini sudah tidak aktif. Namun screenshoot status facebook tersebut telah beredar luas di jagad maya.
(ern/ern)











































