Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara saat dihubungi wartawan via ponsel, Jumat (14/5/2010). "Warga Bandung harus waspada karena saat musim pancaroba kasus penyakit yang diakibatkan nyamuk seperti chikungunya dan DBD biasanya meningkat," ujarnya.
Menurut Ahyani, wilayah Kota Bandung boleh dibilang rentan terserang penyakit yang ditularkan melalui nyamuk. Di antara penyebabnya, kata dia, karena banyaknya pemukiman terbuka, terminal dan menjadi kota singgah.
Ia menjelaskan, penyakit tersebut terjangkit tidak terduga serta bisa menyerang semua orang. Lia menambahkan, Dinkes Bandung bakal terus memantau perkembangan penyakit chikungunya dan DBD.
"Walau saat kondisi sehat, tidak menutup kemungkinan warga terjangkit penyakit chikungunya dan DBD," jelas Ahyani.
(bbp/ern)











































