Abuya Sakit Seminggu Setelah Tsunami

Pemimpin Klub Poligami Meninggal

Abuya Sakit Seminggu Setelah Tsunami

- detikNews
Jumat, 14 Mei 2010 15:22 WIB
Abuya Sakit Seminggu Setelah Tsunami
Bandung - Pemimpin Klub Poligami Global Ikhwan, Abuya Ashari Muhammad Tamimi yang tutup usia pada Kamis (13/5/2010), pada pukul 14.06 waktu Malaysia ternyata telah sakit sejak 6 tahun lalu. Disebutkan Ketua Klub Poligami Global Ikhwan Jawa 2, Mochamad Umar, Abuya sakit seminggu setelah terjadinya Tsunami pada Desember 2004.

"Abuya sakit sudah sejak 6 tahun lalu yaitu seminggu setelah peristiwa tsunami," tulis Umar dalam pesan singkatnya pada detikbandung, Jumat (14/5/2010).

Dikatakan Umar, Abuya menderita penyakit multi stroke, dan mengalami masa kritis pada 10 Mei lalu. "Pada 10 Mei beliau masuk RS dan pada tanggal 13 pagi masuk ICU. Dokter mengatakan ada gangguan paru-paru," lanjutnya.

Pada saat pemakaman, Umar menerangkan, suasana penuh khidmat, tenang, dan sederhana. Dengan dihadiri seluruh anggota keluarga, anak dan cucu serta masyarakat. "Kompleks pemakaman penuh sesak," katanya.

Selain itu, Umar menyebut ada beberapa pejabat dari Indonesia yang datang ke malaysia untuk melayat pemimpin klub poligami itu.

"Kami dari Global Ikhwan dari Indonesia ke Malaysia sekitar 20 orang," terang Umar yang mengaku telah berada di Malaysia sejak tanggal 10 Mei lalu.

Abuya merupakan pemimpin sekaligus pendiri Klub Global Ikhwan. Ia meninggalkan 3 orang istri, 38 orang anak, dan 120 cucu.

Klub Global Ikwan sempat melaunching kelompoknya secara terbuka di Ballroom Hotel Grand Aquila, Bandung, Jawa Barat, 17 Oktober 2009 lalu.

Setelah sempat mengegerkan masyarakat, Jumat (23/4/2010), Klub Poligami Global Ikhwan kembali membuat gempar dengan pengakuan Abuya yang mendatangkan Tsunami di Aceh tahun 2004, melalui buku 'Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamimi' (Satria Piningit), karya Hatijah Aam, yang tak lain salah satu istri Abuya Asaari Muhammad At Tamimi. (tya/ern)


Berita Terkait