Sejak dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin pada 24 April 2010, remaja yang menderita obesitas ini hanya dibekali dua celana panjang ukuran jumbo. "Waduh, kalau membeli
mah sulit cari ukurannya. Sekarang bawa dua celana yang sudah dibuat khusus,'' jelas Endang (64), ayah kandung Supardi, saat berbincang dengan wartawan di RSHS, Selasa
(11/5/2010).
Menurut Endang, kain untuk bahan celana anaknya itu merupakan pemberian dari pabrik tekstil di Sukabumi. Agar ideal sesuai ukuran tubuh Supardi, tukang jahit diboyong
ke rumahnya di Kampung Cibalengbeng, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena selama tak bisa berjalan dan seringnya berdiam di kasur RSHS, tidak membuat celana kotor. "Soalnya kan tidak kemana-mana. Jadi tidak kotor celananya," ungkap Endang.
(bbp/ema)











































