Tak Libatkan Tokoh Agama Bahas Miras, Pemkot Arogan

Tak Libatkan Tokoh Agama Bahas Miras, Pemkot Arogan

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 11 Mei 2010 13:20 WIB
Tak Libatkan Tokoh Agama Bahas Miras, Pemkot Arogan
Bandung - Aliansi Umat Islam (Alumi) Jabar meminta para tokoh agama dari berbagai agama dilibatkan dalam pembahasan Raperda miras. Pemda maupun dewan, menurut Ketua Alumi Jabar Hedi Muhammad harus mau mendengar masukan dari para tokoh agama itu. Bila menolak, pemda dinilai arogan.

"Semestinya pemerintah melibatkan atau mengundang para tokoh agama dari agama apa pun untuk membahas perda miras, sebab hingga saat ini langkah itu belum dilakukan pemkot," ujar Hedi kepada detikbandung melalui telepon, Selasa (11/5/2010).

Menurutnya sudah menjadi tradisi budaya dan politik di Indonesia, meminta pendapat dari tokoh masyarakat dan agama. "Harusnya pendapat kita dihargai, jika tidak mendengar para tokoh agama ini, pemerintah arogan," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait pembatasan penyebaran miras dengan cara lokalisir, Hedi menyatakan Alumi Jabar tak sepakat. "Itu bertentangan dengan motto Kota Bandung sebagai kota agamis, jadi kontradiktif," tandas Hedi.

Sebelumnya, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Bandung menggelar aksi 5 ribu tanda tangan dukungan untuk melarang penjualan miras di Bandung secara total.

(ern/ern)


Berita Terkait