"Sekarang sudah mulai reda gempanya. Terakhir tanggal 5 Mei. Di tanggal 7 Mei pukul 13.00 WIB ada gempa tapi kecil sekali," jelas Kabid Gempa Bumi dan Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BPVMBG)I Gede Suantika saat dihubungi detikbandung, Selasa (11/5/2010).
Menurut Gede, melihat kondisi tersebut, kemungkinan gempa untuk berhenti cukup besar sebaliknya terjadinya gempa besar kemungkinannya kecil.
"Kalau dulu dua hari sekali, kalau sekarang gempa besar sudah lima kali sehari," jelasnya.
Gede memaparkan, munculnya gempa-gempa besar seperti di Sulawesi dan Aceh akhir-akhir ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi berkurangnya intensitas gempa di Tanjungsari.
"Kita kan satu sistem lempeng, yang namanya medan tekanan lempeng di satu sistem pasti saling mempengaruhi," tuturnya.
Gede pun berharap, gempa di Tanjungsari segera berakhir.
Namun saat ini pihaknya masih memasang seismograf. "Mungkin sampai Sabtu ini akan dipasang," ucapnya.
(ema/tya)











































