"Ini sudah diatur dalam kepmendagri yang memperbolehkan kerjasama dengan TNI untuk pengasuhan," ujar Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi di ruang kerjanya, Kampus IPDN, Jalan Raya Jatinangor, Senin (10/5/2010).
Meski diasuh oleh militer, Nyoman menyatakan bukan berarti pola pengasuhan pun seperti militer. "Mereka mengikuti standar pengasuhan kita bukan standar pengasuhan TNI," ujar Nyoman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di kampus Jatinangor, pengasuh dari TNI pun ada di kampus regional lainnya, seperti di Riau 6 orang, Sumbar 6 orang, Makasar 4 orang, dan Manado 4 orang. Jumlah pengasuh ideal di Jatinangor sekitar 100 orang. "Ya kalau sekarang sudah mulai mendekati lah," kata Nyoman.
Pantauan detikbandung, saat memasuki kampus IPDN terlihat pemandangan yang berbeda dengan dulu. Terlihat beberapa anggota TNI yang mengenakan pakaian lapangan TNI dengan motif loreng hijau, namun mengenakan topi merah bertuliskan 'pengasuh'.
(ern/ern)










































